01
Mulai dari rasa penasaran
Kami memegang pertanyaan yang bikin kepala panas, lalu mengumpulkan catatan lapangan, arsip pemerintah, sampai pesan suara jam dua pagi.
Tentang Kami
Derau berawal dari segerombolan anak muda yang muak pada kekuasaan tetapi jatuh cinta pada cerita. Mereka ingin ruang belajar yang bisa menampung tawa, debat, dan eksperimen visual.
Mimpi itu sempat membeku ketika hidup kantoran menyita tenaga. Setelah bertahun-tahun, dan tiga rezim yang lewat begitu saja, kami berkumpul lagi, dengan pinggang pegal tapi tekad yang lebih keras.
Kami lahir dari kerinduan akan ruang kolektif yang tidak formal tapi serius menjaga rasa ingin tahu. Ketika kuliah di Jogja, kami bermimpi punya lab tempat belajar, bikin majalah kecil, atau sekadar meracau tanpa dimarahi dosen.
Mimpi itu tersimpan lama sampai hidup kantoran membuat kami kepanasan sendiri. Pada Oktober 2025 kami memutuskan berhenti menunda dan menamai ruang itu Derau. Ini cara kami menjaga obrolan agar tetap liar namun tajam.
Kami memproduksi visual esai, siniar, dan proyek data yang menempel pada kehidupan sehari-hari. Tidak ada resep tunggal—kadang kami mulai dari spreadsheet kotor, kadang dari catatan suara jam dua pagi.
Timnya lintas kota dan latar belakang. Reporter, peneliti, data scientist, developer, dan ilustrator duduk di meja yang sama sejak ide masih mentah. Yang penting: prosesnya menyenangkan, hasilnya bikin kuping negara panas.
Cara kami bekerja
Kami menjaga proses agar tetap playful tapi ketat terhadap fakta. Tiga fase ini jadi pegangan setiap kali kami memproduksi cerita.
01
Kami memegang pertanyaan yang bikin kepala panas, lalu mengumpulkan catatan lapangan, arsip pemerintah, sampai pesan suara jam dua pagi.
02
Kami duduk satu meja. Data dibedah, sketsa dibuat, audio dites, semua orang boleh usul.
03
Kami menerbitkan visual esai, siniar, atau proyek interaktif yang enak dinikmati tapi tajam. Setelah tayang, kami buka kanal feedback dan iterasi lagi.
Ntar kalau udah ada kami kabarin.
Closing note
Kalau kamu punya ide liar yang siap dituangkan dalam tulisan, kirim saja ke kami untuk dipertimbangkan publikasi.